Fraksi NasDem Sentil 6 Ranperda Pemkab Muaro Jambi, Sulaiman: Jangan Cuma Bagus di Atas Kertas 

GERBANGINFORMASI.COM, MUARO JAMBI – Fraksi Partai NasDem DPRD Kabupaten Muaro Jambi memberikan sejumlah catatan kritis terhadap enam Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) usulan pemerintah daerah.

NasDem mengingatkan agar regulasi yang dibentuk tidak sekadar menjadi dokumen formalitas, tetapi harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Juru Bicara Fraksi NasDem, Sulaiman, menegaskan bahwa setiap Ranperda harus memiliki tujuan yang jelas, perencanaan matang, indikator keberhasilan terukur, serta pengawasan yang kuat.

“Jangan sampai Ranperda hanya bagus di atas kertas, tetapi lemah dalam pelaksanaan. Kami ingin setiap regulasi benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan dampak nyata bagi pembangunan Muaro Jambi,” katanya.

Enam Ranperda yang menjadi sorotan meliputi penyertaan modal daerah, peningkatan kualitas perumahan dan permukiman, pengelolaan barang milik daerah, penataan dan pengelolaan badan usaha milik daerah (BUMD), penataan desa, serta pencegahan dan penanggulangan kebakaran.

Terkait penyertaan modal dan BUMD, NasDem meminta pemerintah daerah memastikan setiap anggaran yang dikucurkan memberikan kontribusi nyata terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan perekonomian masyarakat.

“BUMD jangan sampai hanya bergantung pada suntikan APBD. Harus ada target bisnis yang realistis, manajemen profesional, transparansi, dan evaluasi berkala. Uang daerah harus dikelola secara bertanggung jawab,” sampainya.

NasDem juga mendesak pembenahan tata kelola aset daerah melalui inventarisasi dan sertifikasi, penataan permukiman yang memperhatikan sanitasi dan hak warga, serta penataan desa yang melibatkan masyarakat dan pemangku adat.

Sementara untuk Ranperda kebakaran, Sulaiman menekankan pentingnya dukungan anggaran, peralatan memadai, kesiapan petugas, dan penegakan sanksi agar regulasi benar-benar efektif di lapangan.

“Jangan hanya membuat aturan tanpa kesiapan pelaksanaan. Peraturan harus didukung anggaran, sumber daya manusia, sarana prasarana, dan pengawasan yang jelas. Keselamatan serta kepentingan masyarakat harus menjadi prioritas,” ujarnya.

Baca Juga :  Kepala BPKAD Dampingi Pj Bupati Muaro Jambi Ikuti Seminar Nasional BPK RI di Jakarta.

Di sisi lain, Fraksi NasDem menyatakan dukungan terhadap empat Ranperda inisiatif DPRD, yakni tentang kesehatan masyarakat, perlindungan anak dan perempuan, pemberantasan buta aksara Al-Qur’an, serta perlindungan dan pemberdayaan petani.

NasDem berharap keempat regulasi tersebut mampu memperkuat pelayanan kesehatan, melindungi kelompok rentan, meningkatkan pendidikan keagamaan, dan memperkuat kesejahteraan petani melalui akses permodalan serta kepastian harga hasil pertanian.

Sulaiman menegaskan, pembentukan peraturan daerah harus berorientasi pada kepentingan rakyat, bukan sekadar mengejar penyelesaian agenda legislasi.

“Ukuran keberhasilan Perda bukan hanya saat disahkan, melainkan ketika benar-benar dijalankan dan manfaatnya dirasakan masyarakat. Itulah yang harus menjadi komitmen bersama dalam membangun Kabupaten Muaro Jambi,” tandasnya. (Jun)

Komentar