Kapolres Muaro Jambi Perkuat Sinergi dengan Insan Pers, Soroti Pentingnya Pemberitaan Berimbang

banner 468x60

GERBANGINDOEMASI.COM, MUARO JAMBI – Kapolres Muaro Jambi AKBP Bayu Noormansyah menggelar coffee morning bersama insan pers di Kabupaten Muaro Jambi sebagai upaya mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi kemitraan antara kepolisian dan media, Selasa (4/8/2026).

Kegiatan yang mengusung tema “Dalam Upaya Mempererat Tali Silaturahmi serta Memperkuat Sinergi Kemitraan antara Polres Muaro Jambi dengan Insan Pers” itu berlangsung dalam suasana santai dan penuh keakraban. Sejumlah wartawan dari berbagai media hadir dan memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog langsung dengan Kapolres.

banner 336x280

Dalam sambutannya, Bayu menyampaikan apresiasi kepada seluruh insan pers yang selama ini telah menjadi mitra Polres Muaro Jambi dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh rekan-rekan media yang telah berkenan hadir. Saya berharap ke depan hubungan dan kerja sama antara Polres Muaro Jambi dengan insan pers semakin baik,” ujarnya.

Pada sesi dialog, sejumlah wartawan menanyakan perkembangan penanganan dugaan tindak pidana korupsi di PDAM Tirta Muaro Jambi yang mulai diselidiki sejak 2024, namun hingga kini belum diketahui perkembangan lebih lanjut.

Menanggapi hal tersebut, Bayu mengatakan penanganan perkara tindak pidana korupsi memiliki karakteristik yang berbeda dibandingkan kasus pidana umum karena membutuhkan proses pembuktian yang lebih panjang, terutama dalam penentuan nilai kerugian negara.

“Saya pernah bertugas di bidang narkoba dan tindak pidana korupsi. Untuk perkara tipikor, proses penentuan kerugian negara memang sering memerlukan waktu yang cukup lama. Banyak kasus yang diungkap merupakan perkara yang terjadi beberapa tahun sebelumnya. Untuk kasus yang ditanyakan, nanti akan saya cek kembali perkembangannya,” kata Bayu.

Ia juga meminta insan pers memahami bahwa terdapat tahapan penyidikan yang belum dapat dipublikasikan karena masih memerlukan pendalaman dan pengumpulan alat bukti.

Menurut Bayu, Polri sebagai institusi yang bekerja dengan sistem satu komando juga memiliki mekanisme dan aturan tersendiri dalam menyampaikan informasi kepada publik.

“Ada hal-hal yang memang belum bisa kami sampaikan karena prosesnya masih berjalan. Saya berharap rekan-rekan media juga dapat memahami kondisi tersebut,” ujarnya.

Meski demikian, Bayu menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan keterbukaan informasi kepada media agar pemberitaan yang disampaikan kepada masyarakat tetap berimbang dan berdasarkan fakta.

“Saya berharap ke depan kami bisa lebih kooperatif sehingga pemberitaan yang muncul benar-benar berimbang,” katanya.

Kapolres juga mengingatkan pentingnya verifikasi informasi di tengah pesatnya perkembangan media sosial. Menurut dia, kemudahan melakukan siaran langsung maupun menyebarkan informasi tidak boleh mengabaikan prinsip-prinsip jurnalistik.

“Sekarang semua orang bisa menjadi pembuat konten dan melakukan live streaming. Namun jangan hanya karena sebuah peristiwa menjadi viral, kemudian langsung dijadikan berita tanpa dilakukan klarifikasi terlebih dahulu. Kebenaran informasi harus tetap menjadi prioritas,” ujar Bayu.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Muaro Jambi berharap komunikasi dan koordinasi dengan insan pers dapat terus terjalin dengan baik sehingga informasi yang disampaikan kepada masyarakat tetap akurat, berimbang, dan dapat dipertanggungjawabkan. (Jun)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *