GERBANGINFORMASI.COM, MUARO JAMBI – Kebakaran terjadi di sebuah toko ransum yang berada di Kelurahan Pijoan, Kecamatan Jaluko, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi, Senin (1/9/2026) dini hari.
Kebakaran tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 04.05 WIB. Api melalap bangunan yang terdiri dari dua pintu ruko dan digunakan sebagai toko ransum milik Angga, warga RT 05 RW 00, Kelurahan Pijoan.
Sekretaris Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kabupaten Muaro Jambi Herman Susilo mengatakan, pihaknya menerima laporan kebakaran sekitar pukul 04.20 WIB.
“Setelah menerima laporan, personel segera bergerak menuju lokasi untuk melakukan pemadaman,” ujar Herman.
Petugas Damkarmat mengerahkan Armada 04 BH 8013 GZ dari Regu 3 Pos Wilayah Jaluko. Sebanyak empat personel diberangkatkan menuju lokasi dengan membawa sekitar 4.000 liter air.
Petugas tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman terhadap titik api yang masih membara. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melakukan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi bara yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
“Setelah api berhasil dipadamkan, petugas melakukan pendinginan dan memastikan tidak ada lagi titik api yang tersisa, terutama di sekitar bangunan,” kata Herman.
Proses pemadaman berlangsung hingga sekitar pukul 05.20 WIB. Armada kemudian kembali ke pos pada pukul 05.40 WIB. Jarak lokasi kebakaran dari pos pemadam sekitar 2 kilometer.
Tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam kejadian tersebut. Namun, kebakaran mengakibatkan satu toko ransum dan dua unit sepeda motor ikut terbakar.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran belum diketahui. Petugas masih melakukan pendataan terhadap kerugian akibat peristiwa tersebut.
Herman mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada bangunan yang digunakan untuk kegiatan usaha dan menyimpan berbagai barang yang mudah terbakar.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memastikan kondisi instalasi listrik dan sumber api sebelum meninggalkan tempat, serta segera melaporkan apabila melihat adanya tanda-tanda kebakaran,” ujar Herman. (Jun)












Komentar