Gi.com, Muaro Jambi – Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi menggelar Musyawarah
Rencana Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten
Muaro Jambi tahun 2023. Kegiatan yang dilakukan digedung serbaguna Muaro Jambi ini
dihadiri langsung oleh Bupati Muaro Jambi Hj Masnah Busro.
Dalam Musrembang ini, mengangkat tema pasca pandemi disertai
optimalisasi pertumbuhan ekonomi berbasis potensi unggulan serta pembangunan
infrastruktur wilayah dan tata kelola pemerintahan.
Bupati Masnah dalam sambutannya menyampaikan jika Musrenbang RKPD tahun
2023 ini merupakan rangkaian tahapan perencanaan pembangunan sebagaimana yang
diamanatkan dalam Undang – Undang Nomor 25 Tahun 2004 Tentang Sistem Perencanaan
Pembangunan Nasional dan Amanat Permendagri Nomor 86 Tahun 2017 Tentang tata cara Perencanaan Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah, tata cara
Evaluasi Rancangan Peraturan Daerah Tentang Rencana Pembangunan Jangka
Panjang Daerah dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah serta tata cara
Perubahan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah, Rencana Pembangunan Jangka
Menengah Daerah dan Rencana Kerja Pemerintah Daerah.
Katanya, tujuan dari pelaksanaan Musrenbang RKPD tahun 2023
ini dalam rangka membahas dan pemantapan RKPD tahun 2023 dengan mensinkronkan
hasil pelaksanaan Musrenbang Kecamatan dan Rencana Perangkat Daerah yang telah
disepakati untuk menghasilkan program dan kegiatan prioritas yang akan
dilaksanakan pada tahun 2023.
Kegiatan ini juga dengan prinsip menampung aspirasi
masyarakat mengakomodir hasil evaluasi kerja pemerintah terkait target target
pembangunan yang belum tercapai dalam periode 2017 -2022.
Di tahun 2023 nanti ada empat prioritas utama Pembangunan Daerah
diantaranya, Satu peningkatan kualitas SDM melalui peningkatan akses dan mutu
pelayanan pendidikan dan kesehatan serta melatih keterampilan pada usia
angkatan kerja.
Kedua, peningkatan pertumbuhan ekonomi melalui pengembangan
dan peningkatan produksi potensi unggulan daerah.
Ketiga peningkatan aksesbilitas dan konektivitas pembangunan
wilayah kawasan pertumbuhan ekonomi baru serta peningkatan tata kelola
pemerintah yang bersih transparan, akuntabel,
berorientasi pada pelayanan publik melalui peningkatan kapasitas ASN dan
pembangunan sarana prasarana pelayanan publik.
“Ada ribuan usulan dari masyarakat untuk 2023 nanti.
Mulai dari pembangunan, ekonomi, kesehatan pendidikan dan sebagainya,”
kata Masnah.
Untuk mewujudkan target-target pembangunan tersebut tidak
terlepas dari kemampuan dan ketersediaan anggaran daerah.
Pada tahun 2023 mendatang target realisasi pendapatan daerah
Kabupaten Muaro Jambi sebesar Rp 1,32 triliun. Anggaran ini ini dirasa kurang
dan perlu diupayakan peningkatan sumber pendanaan melalui melalui pemerintah
pusat Provinsi dan lainnya.
Melalui pemerintah provinsi Jambi, Pemerintah Kabupaten
Muaro Jambi berharap bisa menyelesaikan akses antar wilayah yang terhubung oleh
Jalan provinsi agar dapat menjadi perhatian terutama pada wilayah yang memiliki
potensi penyumbang pad Provinsi Jambi pada sektor perkebunan dan industri.
Sementara untuk pemerintah pusat, Pemerintah Kabupaten Muaro
Jambi berharap mendapatkan alokasi penerimaan dana khusus berupa fisik pada
sektor pendidikan kesehatan Jalan dan irigasi.
“Sekali lagi kami mohon maaf jika seandainya banyak
usulan dari masyarakat yang belum terpenuhi. Kita bangun yang menjadi prioritas
utama terlebih dahulu,” ungkapnya. (Jar)












Komentar